Wa anna illaa rabbikalmuntahaa
(an-ajmu 42).
Artinya: sesungguhnya kepada tuhan mulah puncak dari segala tujuan.
Bahwasanya barangsiapa yang telah mendapatkan Allah berarti : telah mencapai segala sesuatu baik urusan dunia maupun urusan akhirat,
Maka berkata syaikhu abu yaziid al-bishthami : jikalau Allah menawarkan kepadamu akan diberinya kekayaan dari (‘Arsy) sampai ke (Bumi) maka katakanlah ; bukan itu ya Allah, tetapi hanya engkau ya Allah tujuanku.
Jalan menuju (tajalli) ditunjukkan
Oleh ahli haqeqat dengan katanya :
al haqqu laisa bimahjuubin wainnamal mahjuubu anta ‘aninnazhiri ilaihi, idz lau hajabahu syai-un lasatarahu mahajabahu walaukana lahu satirun lakana liwujudihi hashirun wakullu hashirin lisyai-in fahuwa lahu qahirunn, wahuwalqahiru fauqa ‘ibadihi.
Artinya :
al haq yaitu Allah ta’ala tiada terhijab oleh sesuatu apapun sebab tidak mungkin adanya sesuatu yang dapat menghijab Allah ta’ala, sebaliknya manusialah yang terhijab sehingga tidak dapat melihat wujudullah, sebab sekiranya ada sesuatu yang menghijab Allah berarti wujudullah dapat terkurung (dan itu mustahil) sebab sesuatu yang mengurung itu dapat menguasai yang dikurung, padahal Allah yang maha berkuasa atas semua makhluq,
Bagaimana manusia yang terhijab sehingga dia tidak dapat melihat akan wujudullah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar